.
random thoughtsPagi ini seperti biasa aku menelusuri news feed di facebook. Nggak sengaja keliatan salah satu teman cewekku saat SMP update status. Iseng aku buka accountnya. Kaget, miris dan segelintir sedih melihat accountnya sekarang. Dulu ia adalah salah satu teman yang aku kagumi karena memakai kerudung (waktu SMP aku belum pake kerudung :D) tapi sekarang foto-fotonya malah udah ga berkerudung lagi. Di beberapa foto yang di tag ke account.nya juga menunjukkan dia tampak biasa ketika pergi tanpa menutup auratnya seperti dulu.
Teringat lagi (masih saat SMP) ketika jam sekolah usai dan pada saat weekend biasanya jalan-jalan ke mall dengan teman-temanku. Ada yang saat sekolah menggunakan kerudung, lalu bertemu di mall tanpa kerudung. Bela-belain ngelepas kerudungnya hanya buat jalan-jalan.
Yang lebih parah malah ada yang hanya beberapa bulan pakai kerudung, lalu setelah lulus, dilepas lagi. Sekarang terang-terangan berfoto-foto ria pake hotpants digendong sama pacar. :(
Oh God Why.. :(
Seringnya mereka berkilah “belom dapet hidayah”
Bukankah adanya ayat-ayat dalam Al-Qur’an yang menerangkan tentang kewajiban berhijab itu hidayah?
Sekarang gimana mau dapet hidayah kalo kita nggak berusaha mendatangkannya?
Mau tau apa yang orang lain pikirkan ketika melihat kamu yang dulu berkerudung lalu sekarang melepas kerudungnya?
“Sayang ya, padahal dia lebih cantik waktu dulu pake kerudung.”
I shouldn’t be alive unless it was for a reason. I’m not crazy, Pepper. I just finally know what I have to do. And I know in my heart that it’s right.
i wonder how RDJ still handsome when he’s older ..

Rasanya heran campur miris ketika liat newsfeed di facebook setelah ada pertandingan bola, banyak suporter cowok khususnya yang sampe ‘bela-belain’ berkata kotor atau berkata buruk tentang team lain atau ketika team kesayangannya kalah. Hey, bukankah lebih baik saling mengkoreksi? Katanya ingin jadi suporter yang baik? Tapi kenapa cara meng-ekspresikannya dengan menyumpahserapahi team lain atau wasit?
Well, nothing is perfect.. But, come on..
Nggak perlu kan sampe sebegitunya? Akankah team kamu menang saat kamu sudah puas cursing? Yang ada malah ketika suporter team lain melihat omongan yang nggak enak itu, ia malah tersulut emosi, dan bisa mnimbulkan konflik. And then bisa-bisa debat deh gada ujungnya.
Dan apakah kamu pikir kamu tambah keren dengan kamu sudah cursing sepuasnya dan semua orang melihat? NO!
PADAHAL yang kalian debatkan lagi santai-santai aja, mereka sedang menyusun strategi agar permainannya lebih baik lagi.
Ironic actually.
Buktikan kalau kamu itu suporter yang baik dengan tidak menyalah-nyalahkan team lain ketika ada yang berbuat salah. Atau silakan brainstorming dengan kata-kata yang pantas dan kritik yang membangun bersama teman-teman sesama pembela team untuk disampaikan di official fan page team favoritmu.
Mendidik kan? Nambah pengetahuan kan?
Memang kemerdekaan dalam berekspresi tanpa batas, tapi hati-hatilah.
Karena apapun yang kita ucapkan,
kelak akan dipertanggung jawabkan.
Wallahu’alam Bissawab.